WELCOME BACK TO MY BLOG

SILAHKAN DIBACA, KOPAS, DAN JANGAN LUPA EDIT. TERIMAKASIH

Kamis, 10 Oktober 2019

Materi WAWASAN KEILMUAN, TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN

WAWASAN KEILMUAN, TEKNOLOGI, DAN LINGKUNGAN

1.      Peran kemajuan ilmu pengetahuan dalam meningkatkan Kesejahtraan rakyat
Tuntutan terhadap pengembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini semakin mengemuka. IPTEK dituntut mampu mencari berbagai alternative pemecahan masalah yang ada ditengah-tengah masyarakat dengan mengembangkan perilaku kritis, obyektif, dan rasional sehingga bisa mengetahui kebutuhan riil yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung.
IPTEK bukanlah suatu system tersendiri yang hanya berada diruang penelitian dan laboratorium dalam sebuah menara gading yang terpisah dari masyarakat sekitarnya. Pada akhirnya, IPTEK harus mampu menjadi suluh penerang dan pedoman bagi seluruh warga masyarakat untuk bisa membawanya ke Indonesia yang gemilang. Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa.
Peran iptek dalam membangun peradaban suatu bangsa telah lama diakui secara universal,peran berbagai negara menunjukan secara jelas bahwa iptek menduduki peran sentral bagi pertumbuhan dan bagi memperkokoh daya saing utama pada arena persaingan global.
Perubahan ke empat pasal 31 ayat 5 uud 1945, yang berbunyi “pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”, perlu kita jabarkan dan terapkan dalam program pembangunan bangsa. Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha secara sadar untuk menyelidiki,menemukan dan meningkatkan pola pikir atau pemahaman manusia secara rasional dan sistematis dari berbagai segi kenyataan dalam alam. Ilmu pengetahuan menurut kami sangat penting dalam memajukan kesejahteraan rakyat. Dapat kita lihat juga pada uu pasal 31 ayat (5) yakni “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”
Untuk menciptakan kesejahteraan umum khususnya untuk menanggulangi kemiskinan menempuh 2 pendekatan yaitu,pertama adalah melalui mekanisme ekonomi.Melalui pendekatan ini ,pertumbuhan ekonomi yang kuat didorong diantaranya dengan memperluas investasi dan meningkatkan belanja pemerintah.Melalui pertumbuhan ekonomi yang kuat otomatis akan terjadi perluasan kesempatan kerja.Akibatnya akan semakin banyak warga negara yang memperoleh penghasilan.Melalui mekanisme ekonomi semacam ini peningkatan kesejahteraan umum dan penurunan tingkat kemiskinan terjadi.Pendekatan kedua,yang dilakukan pemerintah dengan membuka ruang bagi intervensi positif pemerintah untuk terlibat langsung dalam ;penurunan kemiskinan melalui berbagai kebijakan.Pemerintah terus menggulirkan progran-program prorakyat atau program untuk rakyat miskin dengan jumlah yang lebih besar dan dengan persebaran yang lebih luas.
Saat ini,pemerintah membagi program bantuan untuk rakyat miskin ini kedalam 4 klaster,klaster pertama merupakan program bantuan dan perlindungan sosial diantaranya berwujud beras murah untuk masyarakat ekonomi tidak mampu(RASKIN),program keluarga harapan,bantuan operasional sekolah,dan jaminan kesehatan masyarakat atau JAMKESMAS. Klaster kedua,melalui program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri,jelasnya. Klaster ketiga,melalui kredit usaha rakyat untuk klaster keempat,yang mulai efektif pada 2012 dan dilaksanakan secara bertahap meliputi sejumlah program yaitu,rumah murah,kendaraan angkutan umum murah,air bersih untuk rakyat,listrik murah,peningkatan kehidupan nelayan,dan peningkatan kehidupan masyarakat miskin perkotaan,melalui 4 klaster itu kita berharap kebijakan ini dapat menjadi langkah trobosan yang secara fundamental.
Peran pemerintah dapat menciptakan kestabilan pasar baik dalam bentuk produksi dan distribusi contohnya dalam setiap produksi,pemerintah menentukan standar nasional indonesia bagi setiap barang yang diproduksi,pemerintah sebagai pemerataan bagi setiap harga yang ada dipasar dan bagaimanapun juga pemerintah dapat mensejahterakan rakyat secara merata,tetapi pada kenyataannya pada masa sekarang pemerintah belum maksimal dalam melaksanakan sistem yang telah dibuat.
Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan tidak hanya terdapat pada peningkatan ilmu pengetahuan namun menyangkut seluruh aspek kehidupan yaitu,sandan pangan dan papan serta keamanan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut,diantaranya dengan memberikan bantuan modal berupa modal usaha,beasiswa,bantuan perumahan,bantuan alat-alat perikanan pertanian serta bantuan langsung tunai(BLT)
Berbagai program dan kegiatan pembangunan telah diberikan pemerintah agar seluruh rakyat indonesia dapat hidup sejahterah.namun kenyataannya sampai saat ini masih banyak rakyat indonesia yang masih berada dibawah garis kemiskinan .Fakta dilapangan menunjukkan masih banyak dari mereka yang mendapatkan program bantuan pemerintah namun bantuan itu tidak dapat merubah nasibnya,bahkan tidah digunakan semestinya.Disinilah juga salah satu peran penting dari ilmu pengetahuan dalam memajukan kesejahteraan rakyat,bagaimana kita harus berpikir rasional untuk menggunakan bantuan dari pemerintah dengan semestinya.
Dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan NKRI adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,sejalan dengan pembukaan UUD,badan tubuh konstitusi diantaranya pasal 20,pasal 21,pasal 28c ayat (1),pasal 31 dan pasal 32.juga mengamanatkan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan kemauan dan ketakwaan kepada tuhan yang Maha Esa serta akhlak maka dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan UU.Sistem pendidikan nasional tersebut harus mampu menjamin pemerataan pendidikan,peningkatan mutu serta relevansi dan efisien manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal,nasional,dan global.untuk itu perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencanaterarah,dan berkesinambungan.
Sebagai contoh Peran Ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan adalah sebagai berikut :
a.    Penyediaan pangan
Perkembangan IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan karena adanya pendidikan, penelitian dan pengembangan di bidang pertanian terutama dalam peningkatan produktivitas melalui penerapan varitas unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pola tanaman dan pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berdampak fatal, misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.
b.   Penyediaan Sandang
• Pada awalnya bahan sandang dihasil\\kan dari serat alam seperti kapas, sutra, woll dan lain-lain
• Perkembangan teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat sintetis sebagai bahan sandang seperti rayon, polyester, nilon, dakron, tetoron dan sebagainya
• Kulit sintetik juga dapat dibuat dari polimer termoplastik sebagai bahan sepatu, tas dan lain-lain
• Teknologi pewarnaan juga berkembang seperti penggunaan zat azo dan sebagainya.
c.       Penyediaan Papan
• Teknologi papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang perencanaan seperti city planning, kota satelit, kawasan pemukiman dan sebagainya yang berkaitan dengan perkembangan penduduk
• Awalnya bahan pokok untuk papan adalah kayu selanjutnya dikembangkan teknologi matrial untuk mengatasi kekurangan kayu
• Untuk mengatasi kekurangan akan lahan dikembangkan teknologi gedung bertingkat, pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup kemungkinan pemukiman ruang angkasa.
• Penemuan obat-obatan seperti anti biotik, vaksin dan lain-lain
• Penemuan radio aktif untuk mendeteksi penyakit secara tepat seperti  tumor dan lain-lain
• Penelitian tentang kuman-kuman penyakit dan lain-lain.
d.      Penyediaan Energi
• Kebutuhan akan energi
• Sumber-sumber energi
• Sumber energi konvensional tak dapat diperbaharui
• Sumber energi pengganti yang tak habis pakai

2.   Pengembangan dan penerapan teknologi
Pada jaman modern sekarang ini, banyak manusia yang membutuhkan suatu alat bantu praktis, untuk mempermudah manusia melakukan berbagai kegiatannya. Teknologi mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang kemudahan itu. Dalam perekonomian suatu negara jarak dan waktu bukanlah sebuah masalah lagi, banyak berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dinegara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Contoh :kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi.Produktivitas industri semakin meningkat Investasi dan reinvestasi yang berlangsunng secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.
Persaingan daam dunia kerja, menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.  Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan, kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja mengalami perubahan yang sangat cepat. Akibatnya pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasi pengetahuan dan skill sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja yang berubah.
Contoh penerapan dalam teknologi
Teknologi informasi turut mewarnai dunia perbankan, saat sekarang ini telah banyak pelaku ekonomi khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam melakukan sebuah transaksi dalam sebuah pembayaran, tetapi mereka telah memanfaatkan sebuah layanan perbankan modern. Layanan perbankan modern.
Seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada ATM di tempat tersebut. ini terjadi karena pengembangan teknologi yang sangat canggih sehingga seorang nasabah tersebut dapat melakukan kegiatan mengecek saldo dan mentrasfer uang kerekening yang lain hanya dengan hitungan menit semua transaksi dapat dilakukan.
Hal ini dapat terjadi dengan mudah karena perkembangan ilmu teknologi yang ada, sehingga memudahkan manusia untuk melakukan atau melaksanakan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan suatu negara.

Materi Bhs. inggris: Simple Present

Simple present affirmative
S + Verb 1 / Verb dasar / to be (is, am , are) + O
Contoh kalimat:
“I read this novel every day.”
“He cries every night since his dog died.”
Simple present interrogative
Do / Does + S + Verb 1 + O
Contoh kalimat:
“Do you think he’s mad at me?”
“Does he read the instructions?”
Simple present negative
S + Don’t / Doesn’t + Verb 1 + O atau S + to be (is, am, are) + not + O (untuk kata kerja / verb berbentuk to be)
Contoh kalimat:
“I don’t think she gets the letter.”
“He doesn’t come last night.”
Itu dia beberapa hal mengenai simple present tense yang bisa Anda pelajari. Agar mudah terbiasa, penting sekali bagi kita untuk terus berlatih bahasa Inggris agar semakin fasih dan terlatih dalam menulis, mendengar, dan berbicara menggunakan bahasa Inggris.
Untuk mengetahui kemampuan kita dalam bahasa Inggris, kita perlu latihan dengan menggunakan soal-soal bahasa Inggris. Di bawah ini sudah disiapkan satu set soal pilihan ganda mengenai simple present tense.



SOAL
Choose one of the four choices that you think is the right answer then cross (x) on your chosen answer!
1. She _____ her dog everyday
a. To feed
b. Feed
c. Feeds
d. Feeding

2. I ____ always ____ to the dentist
a. Do not, go
b. Does not, go
c. Do not, went
d. Does not, went

3. When __ you ____ a shower?
a. Do, took
b. Do, take
c. Do, taken
d. Do, taking

4. Q: Do you like to sing?
A: …
a. Yes, I likes to sing
b. Yes, I like to sing
c. Yes, I am liking to sing
d. Yes, I liked to sing

5. Tom and I ____ ____ together.
a. Do surfing
b. Don’t surfing
c. Do surfs
d. Don’t surf

6. I ___ breakfast every day at 7 AM
a. Eat
b. To eat
c. Ate
d. Eaten

7. Q: How do you go to school?
A: We ___ the bus to school
a. Rode
b. Ridden
c. Ride
d. Riding

8. Q: When do you do your homework?
A: …
a. I have did my homework at 6 PM
b. I did my homework at 6 PM
c. I do my homework at 6 PM
d. I am doing my homework at 6 PM

9. Q: Do you enjoy playing in the park?
A: …
a. No, I doesn’t enjoy playing in the park
b. No, I no enjoy playing in the park
c. No, I don’t enjoy playing in the park
d. No, I don’t enjoys playing in the park

10. Q: Does he love his mother?
A: …
a. He love his mother
b. He loves his mother
c. He to love his mother
d. He is loving his mother

MAKALAH IPBA: Alam Semesta

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat yang mana makhluk-Nya pun tidak akan menyadari begitu banyak nikmat yang telah dapatkan dari Allah SWT. Selain itu, kami juga merasa sangat bersyukur karena telah mendapatkan hidayah-Nya baik kesehatan maupun pikiran.
                                                       
Dengan nikmat dan hidayah-Nya pula kami dapat menyelesaikan penulisan tugas mata   kuliah IPBA dengan topik  inti “Alam Semesta” ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Dewi Sartika, S.Pd., M.Pd. Selaku  dosen pengampu mata pelajaran IPBA serta semua pihak yang turut membantu proses penyusunan makalah ini.
                            Kami menyadari makalah ini masih bersifat sederhana dan terbatas baik isi maupun kajiannya.Oleh karena itu,diperlukan saran dan kritik guna memperbaiki penyusunan makalah selanjutnya.

                            Demikian,  semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan memberi manfaat bagi pembaca dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan Alam Semesta.


                 

Majene,  April 2018
                 


    
                                   Penulis


BAB 1

PENDAHULUAN
      A.    Latar Belakang
Tata surya kita sendiri dan matahari sebagai pusatnya dan dikelilingi sembilan planet dan benda-benda angkasa lainnya. Kesembilan planet tersebut adalah merkurius, venus, mars, yupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. 
Jagat raya merupakan ruang yang luas dan segala zat serta energi yang ada didalamnya. Sejarah jagat raya dimulai pertama kali ketika manusia mengenal  ilmu perbintangan. Sejak zaman dahulu manusia berusaha ingin tahu tentang jagat raya baik mengenai ukuran,bentuk,isi,sifat maupun jarak benda-benda langit yang satu dengan yang lainnya. Dari inilah muncul ilmu astronomi yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang benda-benda angkasa.

      B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan alam semesta?
2.      Apa saja yang melatar belakangi terbentuknya alam semesta?
3.      Apa saja yang melatar belakangi terjadinya tata surya?
4.      Apa saja yang termasuk anggota tata surya?

     C.    Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui pengertian alam semesta
2.      Mengetahui teori yang melatarbelakangi terbentuknya alam semesta
3.      Mengetahui teori yang melatarbelakangi terjadinya  tata surya
4.      Mengetahui termasuk anggota tata surya



BAB II
PEMBAHASAN
      A.    Pengertian Alam Semesta
Kajian (studi) tentang sifat,evolusi, dan asal alam semesta (universe) disebut Kosmologi. Kesimpulannya masih mengandung ketidakpastian tetapi teori Dentuman Besar (Big Bag) atau teori Bola Api Purba (Primewal fireball) yang dikemukakan di sini, menunjukkan konsensus (mufakat) yang masih disepakati di antara ahli-ahli astronomi.
Alam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmosMikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat kecil,misalnya atom,electron,sel,amuba dan sebagainya. Sedangkan makrokosmos  adalah benda-benda yang mempunyi ukuran yang sangat besar, misalkan bintang,planet ataupun galaksi.

     B.     Asal-mula Alam Semesta
             Para ahli astronomi menggunakan istilah alam semesta dalam pengertian tentang ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang berakal budi dan sebagai penghuni alam semesta selalu tergoda rasa ingin tahunya. Untuk mencari penjelasan tentang makna dari hal-hal yang diamati. Dengan diperolehnya berbagai pesan dan beraneka ragam cahaya dari benda-benda langit yang sampai di bumi, timbullah beberapa teori yang mengungkapkan tentang terbentuknya alam semesta. Teori tersebut dikelompokkan menjadi.

      1. Teori Kabut(Nebula)




       Sejak jaman sebelum Masehi, para ahli telah memikirkan proses terjadinya Bumi. Salah satunya adalah teori kabut (nebula) yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) dan Piere De Laplace(1796).Mereka terkenal dengan Teori Kabut Kant-Laplace. Dalam teori ini dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan). Bagian yang terlempar inilah yang kemudian menjadi planet-planet dalam tata surya.Teori  nebula ini terdiri dari beberapa tahap,yaitu
·      Matahari dan planet-planet lainnya masih berbentuk gas, kabut yang begitu pekat dan besar.
·   Kabut tersebut berputar dan berpilin dengan kuat, dimana pemadatan terjadi di pusat lingkaran yang kemudian membentuk matahari. Pada saat yang bersamaan materi lainpun terbentuk menjadi massa yang lebih kecil dari matahari yang disebut sebagai planet, bergerak mengelilingi matahari.
· Materi-materi tersebut tumbuh makin besar dan terus melakukan gerakan secara teratur mengelilingi matahari dalam satu orbit yang tetap dan membentuk Susunan Keluarga Matahari.

      2. Teori Planetisimal


      Pada awal abad ke-20, Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya Thomas C.Chamberlain, seorang ahli geologi, mengemukakan teori Planetisimal Hypothesis, yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas bermassa besar sekali, Pada suatu saat melintas bintang lain yang ukurannya hampir sama dengan matahari, bintang tersebut melintas begitu dekat sehingga hampir menjadi tabrakan. Karena dekatnya lintasan pengaruh gaya gravitasi antara dua bintang tersebut mengakibatkan tertariknya gas dan materi ringan pada bagian tepi.

       3. Teori Pasang Surut Gas(Tidal)


           Teori ini dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918, yakni bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek, sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari, saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas. Terjadinya pasang surut air laut yang kita kenal di Bumi, ukuranya sangat kecil. Penyebabnya adalah kecilnya massa bulan dan jauhnya jarak bulan ke Bumi (60 kali radius orbit Bumi). Tetapi, jika sebuah bintang yang bermassa hampir sama besar dengan matahari mendekat, maka akan terbentuk semacam gunung-gunung gelombang raksasa pada tubuh matahari, yang disebabkan oleh gaya tarik bintang tadi. Gunung-gunung tersebut akan mencapai tinggi yang luar biasa dan membentuk semacam lidah pijar yang besar sekali, menjulur dari massa matahari dan merentang ke arah bintang besar itu.
               Dalam lidah yang panas ini terjadi perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah, lalu berpisah menjadi benda-benda tersendiri, yaitu planet-planet. Bintang besar yang menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi, melanjutkan perjalanan di jagat raya, sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya terhadap-planet yang berbentuk tadi. Planet-planet itu akan berputar mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan. Proses pendinginan ini berjalan dengan lambat pada planet-planet besar, seperti Yupiter dan Saturnus, sedangkan pada planet-planet kecil seperti Bumi kita, pendinginan berjalan relatif lebih cepat.

       4. Teori Bintang Kembar

           Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli Astronomi R.A Lyttleton. Menurut teori ini, galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar. Salah satu bintang meledak sehingga banyak material yang terlempar. Karena bintang yang tidak meledak mempunyai gaya gravitasi yang masih kuat, maka sebaran pecahan ledakan bintang tersebut mengelilingi bintang yang tidak meledak itu. Bintang yang tidak meledak itu sekarang disebut dengan matahari, sedangkan pecahan bintang yang lain adalah planet-planet yang mengelilinginya.

       5. Teori Big Bang


              Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Suatu saat, gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya. Sementara itu, bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Kemudian, gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.
               Dalam perkembangannya, planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu: Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan. Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
              Bukti penting lain bagi Big Bang adalah jumlah hidrogen dan helium di ruang angkasa. Dalam berbagai penelitian, diketahui bahwa konsentrasi hidrogen-helium di alam semesta bersesuaian dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium sisa peninggalan peristiwa Big Bang. Jika alam semesta tak memiliki permulaan dan jika ia telah ada sejak dulu kala, maka unsur hidrogen ini seharusnya telah habis sama sekali dan berubah menjadi helium. Segala bukti meyakinkan ini menyebabkan teori Big Bang diterima oleh masyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat .



      A.    Galaksi dan Bintang
1.       Galaksi
a)      Pengertian
Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam),  gas dan debu kosmik medium antar bintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap.

Ada satu Hipotesis (dugaan sementara yang harus teruji kebenarannya sehingga ia menjadi teori), yaitu hipotesis Fowler (1957), menurutnya 12 ribu tahun yang lalu, galaksi kita tidak seperti keadaan seperti sekarang ini, ia masih berupa kabut gas hidrogen yang sangat besar yang berada di ruang angkasayang bergerak perlahan melakukan rotasi sehingga keseluruhannya berbentuk bulat, karena gaya beratnya maka ia mengadakan kontraksi dan kondensasi sambil terus berputar pada sumbunya. Saat kontraksi massa bagian luar banyak yang tertinggal. Bagian yang berkisar (berputar) lambat dan mempunyai berat jenis yang besar akan membentuk bintang-bintang. Dengan cara yang sama bagian luar yang tertinggal juga mengadakan kondensasi sehingga terbentuklah planet. Demikian juga planet membentuk satelit bulan. Galaksi, tempat matahari kita berinduk diberi nama MILKY WAY atau BIMA SAKTI.
                                                                                                
b)     Macam-Macam Galaksi
·      Galaksi Elips
Galaksi Elips merupakan galaksi yang sudah tua, terbentuk dari bintang-bintang yang sudah tua, lebih redup dibandingkan tipe spiral dengan banyak bintang merah besar, pambentukan bintang baru sudah berhenti.
·      Galaksi Spiral
Galaksi Spiral berbentuk spiral amat besar dengan inti di tengah (nukleus) dan lengan spiral dan cakram (disk). Pada lengan ini terkonsentrasi debu dan gas (nebulae) dimana terdapat pembentukan bintang aktif, bila dilihat dari samping, galaksi ini tampak seperti elips berlengan dan dikelilingi atmosfer bercahaya, serta terdapat lingkaran-lingkaran kumpulan beribu-ribu bintang yang disebut Globular Cluster. Jumlah galaksi ini kurang lebih 80% dari galaksi yang ada. Salah satu contoh galaksi spiral adalah galaksi Canes Venatici.
·      Galaksi Tak Beraturan
Galaksi Tak Beraturan terdiri dari bermiliar-miliar bintang muda berwarna putih kebiruan dan bintang raksasa biru yang sangat panas. Diantara bintang-bintang tersebut bertebaran gas dan debu luar angkasa. Banyaknya galaksi berbentuk tak beraturan ialah 3%.
·      Galaksi Bima Sakti
Induk dari matahari kita ialah galaksi Bima Sakti atau Milky Way, karena berdasarkan pengamatan, Galaksi Bima Sakti bila dilihat dari atas berwujud seperti spiral raksasa yang berputar. Dari samping terlihat seperti elips yang sangat besar. Bintang-bintang bertebaran dalam lengan spiral, diantaranya matahari kita. Jaraknya 30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi atau 20.000 tahun cahaya dari ujung atau pinggir galaksi. Galaksi Bima Sakti bergaris tengah 100.000 tahun cahaya. Makin ke tengah, tebaran bintang makin merapat dan diperkirakan pusat galaksi merupakan bola bintang raksasa sehingga galaksi ini berbentuk bulat pipih seperti kue cucur.

2.       Nova dan Supernova
Aristotle (38-1-322 SM), ketika menyusun alam semesta kristalin (erystalline universe) menyatakan bahwa langit (heavens) tidak berubah. Sepanjang abad pertengahan (Middle Ages), ajaran ini mengharuskan bahwa sejumlah bintang-bintang yang diamati konstan (tidak berubah). Baru pada tahun 1572, ajaran ini mendapat pukulan keras dengan ditemukannya sebuah bintang baru atau nova (bahasa Latin untuk “baru”), sekarang disebut bintang Tycho (Tycho’s star). Beberapa tahun kemudian, Kepler menunjukkan pengamatan serupa pada nova lain yang meledak dalam pandangan konstelasi Ophiuchus pada tahun 1604. Dengan datangnya fotografi dan teleskop besar pada abad ke-19, ahli astronomi menemukan sejumlah besar novae (jamak untuk nova) yang tersebar di langit. Pada awal abad ke-20, nova kemudian dianggap sebuah bintang baru yang berasal dari ledakan mendadak cahaya sebuah bintang.
a.      Nova (bintang baru)
Hingga kini, sekitar 200 novae telah diamati di galaksi Bimasakti. Novae merupakan golongan bintang-bintang khas (istimewa) yang dapat dikenal dari curva cahayanya, variasi kilapannyadengan waktu.
Novae diklasifikasikan secara rinci oleh bentuk dan karakteristik kurva cahayanya. Pada umumnya, semua kurva cahaya nova mempunyai pola yang sama yaitu kenaikan awal yang cepat sekitar 9 magnitude ketika atmosfer bintang dihembuskan dalam pemuaian tempurung (shell) bintang secara cepat, kemudian mencapai puncak kilapan maksimum, dan menurun pelan-pelan dalam ratusan hari, dimana spektrum bintang memperlihatkan karakteristik garis-garis terang sebuah selubung gas tipis panas yang mendorong menjauhi bintang.
Sampai sekarang, masalah yang tak terjawab adalah mengapa terjadi ledakan sebuah nova. Studi baru menunjukkan bahwa semua novae terjadi dalam sistem biner (pasangan) yang berdekatan yaitu bintang biner dengan periode pendek, seperti biner spektroskopik. Dalam sistem ini, dua bintang berada demikian dekat agar materi mengalir dari bintang yang lebih masif menuju ke bintang  yang kurang masif. Pertukaran massa ini memberikan bahan bakar bagi bintang kecil, dan aliran masuk (irflux) ini menimbulkan kondisi labil (unstable) dalam struktur bintang yang menghasilkan nova.
b.      Supernova
Nebula Ketani (crab Nebula) merupakan bekas supernova yang terindetifikasi pertama di dalam galaksi kita. Nama supernova diciptakan oleh Fritz Zwickly dan Walter Boode untuk nova ekstraordiner (seperti supernova Andromeda) yang ditemukan pada galaksi lain.
Ahli astronomi menggolongkan supernovae berdasarkan bentuk kurva cahayanya dalam dua golongan: tipe I yang menampakkan maksimum tajani (magnitude mutlak sekitar 19) dan turun dengan cepat, dan tipe II yang mempunyai puncak maksimum tidak tajam (magnitude mutlak sekitar 17) dari lenyap dengan cara yang lain daripada biasanya (irregular). 
Beberapa sering jenis kebengisan (violence) kosmik ini terjadi, masih dalam perdebatan. Tingkat kejadian dalam setiap galaksi adalah rendah, tetapi sejumlah besar galaksi tampak (visible galaxies) memastikan bahwa sebuah supernovae tipe I meledak dalam sebuah galaksi dengan rata-rata sekali dalam 360 tahun. Supernova tipe II lebih sering meledak dalam sebuah galaksi yang secara kasar setiap 70 tahun sekali. Beberapa ahli astronomi memperdebatkan bahwa frekuensi yang  sebenarnya harus lebih besar dari yang diamati karena tidak semua peristiwa supernova dapat diamati.   




BAB III
PENUTUP
      A.    KESIMPULAN
Alam semesta adalah ruang angkasa dan benda-benda langit yang didalamnya terdapat bermacam-macam galaksi. Galaksi bimasakti memiliki tata surya yang terdiri dari bintang-bintang, planet-planet dan benda-benda lain di dalam tata surya.
Dari uraian mengenai galaksi diatas , kami dapat memberi kesimpulan bahwa galaksi adalah suatu sistem yang terdiri dari bintang bintang , gas dan debu yang amat luas , dimana anggotanya mempunyai daya tarik menarik (gravitasi) . macam macam atau bentuk galaksi ada yang berbentuk spiral , elips dan tak beraturan .dan proses terjadinya galaksi diatas bermula dari kumpulan kumpulan serpihan ledakan yang kemudian menjadi galaksi , galaksi disini adalah calon bintang atau kelompok bintang yang jumlahnya ribuan atau jutaan dan terdapat di alam semesta , artinya galaksi itu bukan cum bintang , akan tetapi matahari , bulan dan semua planet itu dapat disebut galaksi , teori yang membahas terbentuknya galaksi adalah hipotesis fowler (1957) yang menurutnya 12000 juta tahun yang lalu galaksi kita tidaklah seperti sekarang ini , bentuknya berupa kabut gas hidrogen yang sangat besar yang berada diluar angkasa .

     B.     SARAN
            Setelah mempelajari materi tentang galaksi ini diharapkan tidak lagi terjadi salah dalam mengartikan tentang galaksi . Oleh karena itu, sudah seharusnya kita memperdalam ilmu pengetahuan agar kita mampu memahami materi tersebut.








DAFTAR PUSTAKA

Haenes, myblog. 2017. Behavior Urldefaultvmlo, (online)
http://mybloghaenes.blogspot.co.id/2017/11/v-behaviorurldefaultvmlo.html. diakses 17 April 2018

Desy, bella. 2016. Makalah Ilmu Alamiah Dasar Tentang Galaksi, (online)           

Tjasyono, Bayong. 2011. Ilmu Kebumian dan Antariksa. Bandung : ROSDA

Materi WAWASAN KEILMUAN, TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN

WAWASAN KEILMUAN, TEKNOLOGI, DAN LINGKUNGAN 1.        Peran kemajuan ilmu pengetahuan dalam meningkatkan Kesejahtraan rakyat Tuntutan...